Joomla Indonesia

Login or Sign Up
Sign In or Register
Avatar
Not Registered Yet?

Join Now! It's FREE. Get full access and benefit from this site

Reset My password - Remind Me My username

Username
Password
Remember me
  • Home
    Home This is where you can find all the blog posts throughout the site.
  • Categories
    Categories Displays a list of categories from this blog.
  • Tags
    Tags Displays a list of tags that have been used in the blog.
  • Bloggers
    Bloggers Search for your favorite blogger from this site.
  • Team Blogs
    Team Blogs Find your favorite team blogs here.
  • Login
    Login Login form
Slamet Riyanto

Slamet Riyanto

Slamet Riyanto has not set their biography yet

FIELD MANAGEMENT

Pada bagian ini, berisi informasi tambahan seperti  alamat website, alamat rumah, jabatan, no telp, no. Fax, dan lain-lain. Secara default, Tab informasi tambahan (additional info) berisi informasi seperti nampak pada gambar di bawah.

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya: Required, dan Registered.

•    Required = apakah field tersebut harus diisi ketika orang melakukan registrasi
•    Registered = apakah field tersebut ditampilkan pada saat pertama kali orang melakukan registrasi

Membuat Tab baru
Kita dapat menambahkan field-field baru sesuai keinginan. Namun sebaiknya membuat Tab baru terlebih dulu agar informasi tambahan tersebut tidak menyatu dengan yang lain. Yang dimaksud Tab adalah seperti nambak pada gambar berikut.

  1. Untuk membuat Tab baru, pastikan berada pada halaman Tab Management.
  2. Selanjutnya, tekan tombol New Tab.
  3. Masukkan judul Tab baru, dan deskripsinya. Jangan lupa, pada Publish diset Yes. Sedangkan untuk penempatan posisi Tab, bentuk tampilan dan hak akses pengguna bisa diatur di bagian bawah (tidak terlihat). Jika sudah selesai, klik tombol Save.

Membuat Field baru
Setelah membuat Tab baru, kini tinggal membuat field-field baru sesuai keinginan.

  1. Pastikan sudah berada pada halaman Field Management, caranya dengan memilih menu Components > Community Builder > Field Management.
  2. Klik tombol New Field.
  3. Sebagai contoh, kita akan membut beberapa field tentang informasi tempat bekerja pengguna.
    a.    Nama Instansi
    b.    Alamat Instansi
    c.    Jabatan
    d.    No. Telp
    e.    No. Fax.
    f.    Website
    g.    Email
    h.    Pengalaman
  4. Setelah menentukan field-field yang akan dibuat, langkah selanjutnya menentukan tipe field tersebut,  perhatikan keterangan berikut.
    a.    Nama Instansi = Text Field, Size = 25, Max Length = 40
    b.    Alamat Instansi = Text Area, Size = 20, Max Length = 75, Col = 20, Row = 2
    c.    Jabatan = Text Field, Size = 20, Max Length = 20
    d.    No. Telp = Text Field, Size = 20, Max Length = 10
    e.    No. Fax. = Text Field, Size = 20, Max Length = 10
    f.    Website = Web Address, Size = 20, Type = URL only
    g.    Email = Email Address, Size = 20, Max Length = 20
    h.    Pengalaman = Text Area, Size Size = 20, Max Length = 300, Col = 20, Row = 4
  5. Agar lebih mudah dipahami, perhatikan gambar berikut ini.

  6. Perlu diingat, ketika mengetikkan pada kolom Name (instansi) maka secara otomatis akan ditambahkan prefix cb_ sehingga namanya berubah menjadi cb_instansi. Langkah selanjutnya membuat field alamat instansi. Klik tombol New Field.
  7. Untuk mengasah keterampilan Anda, silakan mencoba memasukkan field-field yang lain. Jika telah selesai dibuat, maka bentuknya seperti gambar berikut.

LIST MANAGER
Daftar anggota komunitas yang akan ditampilkan dapat diatur hak aksesnya. Jika hak aksesnya adalah Registered, artinya hanya diperuntukkan untuk pengguna yang sudah melakukan registrasi. Jadi, pengguna (Guest) tidak dapat melihat daftar anggota tersebut.
Setelah mengatur beberapa konfigurasi untuk user, interface, field, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan komunitas, langkah selanjutnya menampilkan fasilitas tersebut di Frontpage (halaman depan) situs Anda.

  1. Pertama kali, pilih menu Component > Communit Builder > List Management.
  2. Secara default, hanya ada satu tampilan komunitas bernama Member List.
  3. Editlah member tersebut dengan cara menekan teks Member List.
  4. Pada bagian ini, dapat diatur judul komunitas (Title), group hak akses untuk melihat komunitas. Jika diset Everybody, setiap pengunjung dapat melihat anggotanya, namun tidak bisa melihat detail pengguna yang dimaksud. Pengunjung harus login atau registrasi terlebih dulu jika ingin melihat detail pengguna lain.
  5. Pilihlah field-field yang akan ditampilkan pada kolom-kolom yang telah disediakan. Tombol di bagian atas, digunakan untuk menambahkan field-field di kolom 2. di bagian bawah, digunakan untuk menambahkan field-field di kolom 4.
  6. Aturlah tiap kolom sesuai kebutuhan. Kolom 1 (column 1) posisinya  berada paling kiri.
  7. Masukkan beberapa field untuk kolom 2.
  8. Masukkan beberapa field untuk kolom 3.
  9. Masukkan beberapa field untuk kolom 4.
  10. Duplikasi (Copy) alamat link yang akan digunakan untuk melihat daftar anggota komunitas.
  11. Simpan semua perubahan yang telah dibuat dengan cara menekan tombol Save di bagian atas.
  12. Setelah yakin alamat link, ter-copy, saatnya meletakkan daftar komunitas tersebut. Tombol menu dapat diletakkan di bagian mainmenu, othermenu, maupun usermenu. Jika mengikuti petunjuk buku ini, letakkan pada top menu dengan cara memilih menu Menu > topmenu.
  13. Klik tombol New.
  14. Pilih Links, lalu pilih Link – Url.
  15. Masukkan alamat URL yang telah di-copy sebelumnya pada kolom Link. Masukkan judul komunitas tersebut (misal: Komunitas) pada kolom Name.
  16. Setelah selesai, klik tombol Save.
Hits: 5524
0

Website resmi komunitas Joomla Indonesia (http://id-joomla.com) menggunakan beberapa extensions Community Builder sehingga dapat terbentuk sebuah komunitas secara lengkap. Membangun komunitas yang diintegrasikan ke dalam sistem Joomla sangatlah mudah. Beberapa pengembang pihak ketiga (3d party) telah menyiapkan berbagai macam aplikasi yang dibutuhkan, mulai dari security, form, community, e-commerce, multimedia, avatar, dan masih banyak lagi.

Umumnya, ketika ingin membuat sebuah fitur seperti komunitas diperlukan file instalasi yang terdiri dari Component, Plugin, dan Module. Jadi satu paket fitur komunitas terdiri dari beberapa file. Untuk itu, sangat perlu memperhatkan kebutuhannya agar fasilitas yang disediakan lengkap dan mudah digunakan. Untuk mendownload file yang dibutuhkan, silakan mengunjungi situs resmi Joomla (http://extentions.joomla.org). Anda juga dapat mendownload file tersebus di sini (Download)

Berikut ini, saya sajikan beberapa teknik untuk membuat sebuah komunitas yang diintegrasikan dengan sistem Joomla 1.0.x. Pengalaman yang pernah saya alami, beberapa kali mengintegrasikan Community Builder menggunakan Joomla 1.5.x sering terjadi “error” ketika membaca database yang dibutuhkan. Padahal database tersebut sudah tersedia. Terus terang sampai sekarang kurang tahu penyebabnya. Namun ketika saya integrasikan dengan versi Joomla yang lebih rendan (Joomla 1.0.x) tidak muncul masalah tersebut. OK, tidak perlu mempermasalahkan hal itu. Gunakan saja versi yang tidak menimbulkan masalah. Mungkin karena versin Joomla masih “sangat baru”, 3d party belum beradaptasi dengan baik.

TAHAP 1: KEBUTUHAN DASAR DAN INSTALASI
Beberapa file yang dibutuhkan untuk membuat fitur komunitas, pastikan telah tersedia. Sebelum mulai instalasi, usahakan menyiapkan file-file yang dibutuhkan, silakan Download file tersebut.

  1. Pertama kali pilih menu Installer > Component.

    slametr_cb21.jpg

  2. Tekan tombol Browse, lalu temukan file com_comprofiler.zip yang berada di folder community builder.

    slametr_cb31.jpg

  3. Tekan tombol Upload File & Install.

    slametr_cb41.jpg

  4. Proses instalasi berhasil.

    slametr_cb51.jpg

  5. Langkah selanjutnya, menginstal modul yang masih satu paket dengan Community Building. Pilih menu Installer > Modules.

    slametr_cb61.jpg

  6. Tekan tombol Browse, lalu cari file mod_cblogin.zip

    slametr_cb71.jpg

  7. Tekan tombol Upload File & Install.

    slametr_cb81.jpg

  8. Apabila sudah berhasil, tekan Browse untuk memilih file mod_comprofilerModerator.zip.

    slametr_cb91.jpg

  9. Tekan tombol Upload File & Install.

    slametr_cb101.jpg

  10. Terkhir, uploadfile mod_profilerOnline.zip

    slametr_cb111.jpg

  11. Untuk memeriksa Component yang telah terinstal dengan cara memilih menu Component > Community Building.

    slametr_cb121.jpg

  12. Sedangkan untuk memeriksa Module yang telah terinstal dengan cara memilih menu Module > Site Module. Secara default, Module yang baru diinstal dalam kondisi tidak dipublikasikan (bertanda x). Aktifkan Module tersebut dengan cara menekan ikon tanda silang (tanda x).

    slametr_cb131.jpg

  13. Modul CB Login berfungsi untuk Form login yang dapat berintegrasi dengan Community Builder. Sedangkan modul CB Online adalah memeriksa status anggota komunitas yang sedang online.

 

TAHAP 2: MENGATUR KONFIGURASI
Konfigurasi yang di sini menyangkut beberapa hal diantaranya: pengaturan untuk Registrasi, Tampilan pengguna, Profil pengguna, Gambar, Moderasi, Koneksi, dan Integrasi.

  1. Pilih menu Component > Community Builder > Configuration.

    slametr_cb42110.jpg

  2. Setelah berada di halaman Configuration, pada Tab General aturlah settingnya seperti gambar berikut.

    slametr_cb4226.jpg

  3. Pada Tab Registrasion berisi pengaturan yang berhubungan dengan registrasi seperti alamat email utama, reply, subjek, konfirmasi, informasi pending, dan dan-lain.

    slametr_cb4231.jpg

  4. Tab User List berisi pengaturan tentang jumlah anggota yang akan ditampilkan pada setiap halaman dan mengatur link atau tidak ke nama pengguna.

    slametr_cb4241.jpg

  5. Tab User Profile berisi pengaturan profil pengguna, diantaranya: apakah diijinkan mengganti username, siapa yang berhak melihat profil pengguna, minimal interval untuk menekan (hits) profil, template komunitas yang digunakan, dan lain-lain.

    slametr_cb4251.jpg

  6. Tab Images berisi informasi untuk mengatur ukuran gambar (widht dan height), ukuran thumbnail, izin untuk mengupload gambar dari PC, memilih gambar yang tersedia (gallery), dan lain-lain.

    slametr_cb4261.jpg

  7. Tab Moderation berisi informasi untuk mengatur sistem moderator menyangkut grup moderator, konfirmasi email ke moderator, izin pengguna untuk melaporkan, ijin moderator untuk mengedit profil pengguna, dan lain-lain.

    slametr_cb4271.jpg

  8. Tab Connection berisi informasi pengaturan untuk membuat jaringan (koneksi) antar pengguna. Melalui sistem koneksi tersebut, dapat dipisahkan sesuai jenis koneksi, misal: pengguna IKC, pengguna PDII-LIPI, dan pengguna Pustekkom. Ini semacam jaringan antar pengguna. Sebagai gambaran, pengguna IKC dapat mengundang (invite) pengguna lain di luar IKC.

    slametr_cb4281.jpg

  9. Tab Integration berisi informasi untuk mengatur koneksi versi terbaru (update) dari sistem komunitas yang digunakan. Pilih Manual jika tidak ingin memeriksa versi terbaru.

    slametr_cb4291.jpg

User Management
Tab ini berisi informasi pengguna, baik pengguna Front-end maupun Back-end. Informasi yang dapat ditampilkan antara lain nama pengguna, log in, group, dan lain-lain.

slametr_cb42101.jpg

 

Tab Management
Pengaturan pada bagian ini menyangkut tentang posisi modul yang akan ditampilkan di halaman utama. Posisi Tab terdiri dari header, right, middle, dan tabmian. Plugin yang berwarna merah berarti perlu penambahan instalasi modul dan komponen lain. Oleh karena itu, sebelum mengaktifkan tab tersebut terlebih dulu harus menginstal plugin yang diperlukan. Untuk instalasi Simpleboard Forum akan dibahas pada bab lain dalam buku ini.

  1. Pilih menu Components > Community Builder > Tab Management.

    slametr_cb42111.jpg

  2. Baiklah, untuk mengetahui lebih jauh perlu dijelaskan beberapa fungsi masing-masing item tersebut.
    • Menu = ditampilkan di bagian atas (header). Posisinya dapat diatur, caranya: tekan link teks tersebut. Lalu aturlah pada bagian Position. Aturl pula hak akses untuk melihat menu tersebut.slametr_cb42121.jpg
    • Portrait = foto/gambar pengguna (dapat diganti sesuai keinginan. Posisi foto dapat diatur sesuai keinginan (administrator).

      slametr_cb42131.jpg

    • Article: jumlah artikel yang ditulis oleh pengguna. Posisi informasi artikel tersebut dapat pula diatur, umumnya berada di bagian bawah.
      slametr_cb42141.jpg
  3. Untuk pengaturan Tab lain, bisa anda pelajari dan mencoba sendiri.

Artikel lanjutannya . . . . .

1. Tahap 3: Field Management
2. Tahap 4: Penerapan
3. Tahap 5: Plugin Manager

Hits: 4487
0
Posted by on in Tutorial

Halaman utama sebuah website memiliki peran yang sangat penting bagi para pengunjung untuk mencari informasi yang dibutuhkan secara cepat dan menarik. Pada beberapa website portal, kombinasi antara teks, gambar, animasi, dan media lainnya dapat diatur sedemikian rupa sehingga tidak terkesan “semrawut”. Tema berita juga dapat ditempatkan secara terstruktur tanpa mengurangi keindahan tampilan.
Website yang dibuat dengan Joomla! mampu merealisasikan kebutuhan tersebut dengan cara menambahkan component, module, dan plugin sehingga sebuah berita terbaru maupun terpopuler dapat ditempatkan pada bagian yang jelas (eye catching). Hal ini dapat memberikan perhatian khusus dari para pengunjung.
Ada banyak cara untuk menampilkan berita/artikel dengan tujuan memberikan informasi kepada pengunjung tentang menarik dan up to date. Salah satunya adalah membuat beberapa halaman depan mini (Mini Frontpage) yang dapat menampilkan gambar dengan ukuran kecil, lengkap dengan deskripsi artikel tersebut.

Hits: 15624
0
Posted by on in Tutorial

Apa yang dimaksud dengan SEF? SEF singkatan dari Search Engine Friendly, yang fungsinya untuk memaksimalkan mesin pencari dalam mengindeks kata kunci sehingga memudahkan hasil pencarian yang mendekati kebenaran. Secara defalt, alamat URL pada Joomla sangat panjang misal: http://websiteku.com/index.php?option=com_content&view=article&id=5:joomla-license-guidelines&catid=25:the-project&Itemid=2.

Hits: 9747
0
Posted by on in Security

Sebuah folder yang terbuka dapat digunakan oleh seorang “hacker” untuk mencoba menembus administrasi sebuah sistem. Penyediaan form, seperti: Halaman Login dan mesin pencari (Searching) akan dimanfaatka oleh hacker untuk menyusupkan kode SQL yang lebih dikenal dengan istilah MySQL Injection. Seorang hacker akan memanfaatakan form tersebut untuk menginjeksi beberapa kode SQL. Karena pada dasarnya, Halaman Login dan Searching mengarah ke database.

Semua pasti tahu, halaman login ke administrator Joomla sangat terbuka dan mudah diakses.  Meskipun terdapat kolom user dan password, justeru hal itulah yang sering dimanfaatkan oleh hacker dalam melakukan mysql injection. Ada beberapa cara untuk memproteksi folder tersebut, diantaranya: memproteksi folder dengan password melalui fasilitas CPanel, memproteksi folder dengan .htaccess, memproteksi folder dengan kode tambahan (Misal: php, asp, dll), atau memanfaatkan extensions Joomla.

Hits: 14200
0

Kategori Blog

Joomla User Group Indonesia

Joomla User Group indonesia

Id-joomla.com adalah situs resmi Joomla User Group (JUG) Indonesia dan Joomla Translation Team

 
Download Terjemahan Joomla terakreditasi dari JoomlaCode dan laporkan bugs, ide dan saran nya di Sub Forum Hanacaraka

Socials

twitter id joomlafb idjoomla